Redesain UI/UX Consumer App majoo bersama Venturo
Dedicated squad Venturo merombak navigasi dan alur checkout consumer app majoo agar lebih mudah dipakai pelanggan sehari-hari.

majoo, penyedia aplikasi kasir dan solusi bisnis untuk UMKM dan F&B di Indonesia, menggandeng Venturo untuk merombak UI/UX consumer app mereka — aplikasi yang dipakai pelanggan akhir untuk memesan dan membeli dari outlet-outlet yang memakai majoo. Lewat skema dedicated squad, tim Venturo bekerja menyatu dengan tim produk majoo selama tiga bulan untuk merancang ulang navigasi dan alur pemesanan agar terasa lebih ringkas bagi jutaan pelanggan yang memakainya setiap hari.
Studi kasus ini membahas bagaimana pendekatan riset dan desain Venturo diterjemahkan menjadi perubahan nyata pada dua area yang paling sering disentuh pelanggan: cara mereka berpindah antar halaman, dan cara mereka menyelesaikan pesanan.
| Klien | majoo |
|---|---|
| Industri | Aplikasi kasir & solusi bisnis F&B/UMKM |
| Layanan | Dedicated Squad Venturo (UI/UX Designer) |
| Platform | Mobile app (consumer app) |
| Fokus kerja | Redesain navigasi & alur pemesanan |
| Durasi | 3 bulan |
Tantangan
Consumer app majoo sudah berjalan dan dipakai luas, tapi struktur UI/UX-nya tumbuh secara bertahap mengikuti penambahan fitur dari waktu ke waktu. Beberapa masalah yang dikeluhkan tim produk majoo:
- Navigasi berlapis-lapis. Pelanggan perlu menelusuri beberapa tab untuk sampai ke menu yang sebenarnya sering mereka cari.
- Istilah dan ikon tidak konsisten antar halaman, sehingga pelanggan baru butuh waktu untuk terbiasa.
- Alur checkout terasa panjang, dengan data pengiriman dan metode pembayaran tersebar di layar yang berbeda-beda.
- Program loyalitas kurang terlihat karena posisinya terpisah jauh dari halaman akun yang biasa dibuka pelanggan.
majoo membutuhkan mitra yang bisa masuk cepat, memahami ekosistem produk yang sudah berjalan, dan merancang ulang pengalaman tanpa mengganggu fitur yang sudah dipakai jutaan pengguna.
Solusi
Venturo menempatkan dedicated squad yang bekerja langsung bersama tim produk majoo, mulai dari audit UI/UX yang berjalan, menyusun ulang information architecture, hingga mendesain alur baru yang diuji bersama tim internal majoo sebelum diimplementasikan.
Navigasi yang Lebih Sederhana
Langkah pertama adalah merapikan struktur navigasi. Tim Venturo memetakan ulang menu utama menjadi satu level yang konsisten, menyatukan istilah dan ikon di seluruh layar, serta memindahkan pencarian produk dan deteksi outlet terdekat ke bagian paling depan aplikasi. Riwayat transaksi, poin, dan promo yang tadinya terpisah kini dikumpulkan dalam satu tab agar program loyalitas lebih mudah ditemukan dan dipakai.
Perbandingan information architecture consumer app majoo sebelum dan sesudah redesign bersama Venturo.
Alur Pemesanan yang Lebih Ringkas
Bagian kedua yang menjadi fokus squad adalah alur checkout. Sebelumnya pelanggan harus melalui enam langkah terpisah — mulai dari memilih outlet, menelusuri produk per kategori, mengisi ulang data pengiriman secara manual, sampai memilih metode bayar di halaman tersendiri. Venturo merancang ulang alur ini menjadi tiga langkah: outlet terdeteksi otomatis saat memilih produk, data pengiriman dan metode bayar digabung dalam satu layar keranjang, lalu konfirmasi pembayaran.
Alur checkout consumer app majoo yang disederhanakan dari enam langkah menjadi tiga langkah.
Keunggulan
- Satu bahasa visual di seluruh aplikasi. Design system baru membuat label, ikon, dan pola interaksi konsisten dari halaman ke halaman, sehingga pelanggan tidak perlu belajar ulang setiap kali berpindah fitur.
- Checkout tanpa langkah berulang. Data pengiriman dan metode pembayaran digabung dalam satu layar, memangkas langkah yang sebelumnya tersebar di beberapa halaman.
- Program loyalitas lebih mudah ditemukan. Riwayat, poin, dan promo kini berada dalam satu tab yang terhubung langsung dengan akun pelanggan.
- Kerja menyatu dengan tim produk majoo. Sebagai dedicated squad, desainer Venturo mengikuti ritme kerja dan proses review internal majoo, bukan bekerja terpisah sebagai vendor eksternal.
Hasil
Setelah tiga bulan bekerja bersama, tim produk majoo mendapatkan rancangan navigasi dan alur pemesanan baru yang siap diimplementasikan ke consumer app. Pelanggan kini dapat berpindah ke menu yang mereka cari lebih langsung, menyelesaikan pesanan dengan langkah yang jauh lebih sedikit untuk diingat, dan lebih mudah menemukan serta memakai program loyalitas yang sebelumnya kurang terlihat. Data kuantitatif seperti perubahan rating aplikasi dan retensi pengguna masih dalam proses pengumpulan oleh tim majoo setelah rilis penuh.
Tertarik Merapikan UX Aplikasi Anda?
Bila aplikasi Anda juga mulai terasa rumit seiring bertambahnya fitur, Venturo bisa membantu lewat skema Dedicated Squad maupun Managed Services — mulai dari audit UI/UX, riset pengguna, sampai implementasi desain baru bersama tim produk Anda. Hubungi Venturo untuk mendiskusikan kebutuhan redesain aplikasi Anda.


